Halaman

Minggu, 15 Agustus 2010

dari kota ke kota

Sedikit cerita tentang kota yang penah kutinggali
Pertama kota Banda Aceh
Berada di Provinsi paling barat Indonesia
Sekitar 4 tahun awal berada dikota itu
Tak banyak yang ku ingat
Kemudian pindah ke Meulaboh
Disana namaku bukan Faqih
Aku biasa dipanggil Pakeh
Berhadapan dengan Babi hutan
Dan tiga mayat yang disemen didalam tong
Beberapa ingatanku ketika disana
Juga ketika aku bosan di taman kanak-kanak
Yang membuatku dititipkan di salah satu SD disana
Belum cukup umur memang
Kemudian tulisan Referendum di jalan-jalan
Beserta gambar rencong tentunya
1999 kami pun pindah lagi ke Banda Aceh
Banyak yang ku ingat kali ini
Tak ada waktu bermain
Pagi belajar di Sekolah
Siang menghafal bersama kawan
Ya, menghafal, namun semua itu sudah hilang
Dan kawanku yang lain tampaknya sudah 30
Jauh tertinggal diriku dengan 5
Itu pun sudah berceceran
Minggu pagi pukul 7 di ajak ke pantai oleh Ayah
Hampir tiap minggu jika beliau sedang dirumah
Suara granat ketika sedang belajar
Dan rentetan peluru salah satu warna ketika disana
Upacara hanya ketika 17an
Itupun dengan rasa yang terancam
Ya, memang GAM masih berkuasa saat itu
Tangerang menjadi kotaku berikutnya
Masuk SMP 2003, awal keterpurukan
Tak lagi menjadi Faqih yang dulu
Disinilah yang 5 itu hilang
Prestasi akademik terus menurun
Masuk SMA sama, tetap terpuruk
Tak lagi bersaing di papan atas
Hanya menjadi penggembira
Payah di akademik, mencoba di non akademik
Tak baik, namun juga tak buruk
Setidaknya dapat teman yang pas
Teman yang mampu membuatu tertawa ketika bosan
Ah, kini kami sudah terpencar
Mencoba kembali menjadi Faqih yang dulu
Dan Jogjakartalah jawabannya
Mendapat kawan dengan visi yang sama
Yang mau mengingatkanku ketika aku berbelok
Tak diremehkan lagi, talentaku difasilitasi
Suasana sekitar yang sangat mendukung
Tanpa meninggalkan bawaan dari kota sebelumnya
Baru 4 kota yang lama kutinggali
Apa kabar kawanku di Banda dan Meulaboh dulu
Pasca Tsunami itu, masihkah mereka ingat denganku?
Juga kawanku yang merantau di berbagai kota lainnya
Yang saat kita bertemu di Tangerang nantinya
Kita sudah menjadi orang yang sukses
Baru 2 pulau, Sumatra dan Jawa
Masih ada pulau lain yang belum ku singgahi
Ah, Bisakah?
Ya,itu aku dengan kotaku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar