Halaman

Rabu, 15 Mei 2013

Potret Kedamaian

Pengen coba berbagi tentang salah satu nasyid dari Gradasi, judulnya Potret Kedamaian. Liriknya begini:

Potret Kedamaian

Kaki kecil melangkah menapak bumi yang indah
Seakan tiada beban hidup di dunia
Wajah polos yang cerah menyapa ramah sesama
Angin lembut menerpa selembut hatinya

Oh indahnya hidup seperti mereka
Yang tiada dengki, iri hati damainya
Anak - anak di desa yang riang main bersama
Anugerah Yang Maha Kuasa menghias dunia

Andaikan kita bersikap mampu setulus mereka
Yang tak kenal ketamakan hanya cinta kebenaran
Andaikan kita melihat mampu sejujur mereka
Yang tak kenal perpecahan hanya cinta kedamaian

Hmm, entah kenapa pengan aja berbagi cerita dengan nasyid itu. Yang menceritakan anak-anak kecil yang polos, belum ternoda oleh dunia. Yang difikiran mereka hanya bermain bersama kawan. Asal senang tiap hari. Belum ada beban ini dan itu. Ga ada juga yang namanya dengki, iri hati, tamak, apalagi perpecahan.
Enak aja gitu kayaknya jadi mereka, ga ada iri dengki. Damai aja rasanya. Main bareng teman. Ga ada beban. Abisan sumpek aja gw ngeliyat berita-berita, entah yang mana yang bener. Semua saling serang. Udah ga ada lagi yang namanya cinta kebenaran dan cinta kedamaian. Pun kita dibiaskan dengan yang mana yang benar. Karena ketamakan terus diutamakan, pada akhirnya saling memecah belah.
Kembali ke nasyid di atas, ah, andaikan kita bisa setulus mereka. sejujur mereka. Tak kenal ketamakan apalagi perpecahan. Hanya cinta kebenaran dan cinta kedamaian.

2 komentar:

  1. wah jadi bikin kangen masa kecil ya qih, hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaa.. iye dil.. ga banyak pikiran.. wkwk..

      Hapus