Langsung ke konten utama

Postingan

Yuk Berdo'a

Oke, ini blog belom ada postingan baru setelah beberapa bulan. Ga produktif ya gw. hahaa. Dan malem ini selagi gw gabisa tidur dan mumpung jogja lagi ujan (apa hubungannya cobaa), gw mau posting sesuatu. Hmm, jadi ceritanya sekedar posting dulu dah. Biar ada yang baru di blog ini. hehe.. Postingan kali ini singkat aja, gw cuma mau nulis pesan dari Abi kemarin itu. Berdo'alah. karena saat kita berdo'a, saat itu lah kita percaya bahwa Dia Maha Perkasa dan kita hanyalah hambaNya yang tak ada daya. Hmm, begitulah kira-kira. Kayaknya sih redaksinya kemaren pas si Abi chat ga kayak gitu, tapi intinya gitu. Bahwa kita ini bukan apapa dibandingkan denganNya. Jadi ya jangan malu berdo'a, minta sebanyak-banyaknya sama Allah. Jangan tanggung-tanggung kalau berdo'a. Do'akan juga saudara-saudara kita dalam kebaikan, karena kalau kita mendoakan mereka tanpa sepengetahuannya, I.Allah, akan mustajab. Yak, segitu dulu postingan gw kali ini. Semoga bisa jadi pengingat buat ...

Islam dan Zaman Modern

Oke, kali ini gw kembali dengan tulisan sotoy gw. Sebuah pemikiran yang sangat sotoy. Haha. Jadi ini tuh dulu gw bikin buat bantuin PR Agamanya temen gw. Daripada sayang tulisannya, mending tak post disini aja dah. :3 Sejauh mana peran iman dan taqwa dalam kehidupan modern. Pertama kita harus definisikan dulu apa itu iman dan apa itu taqwa. Kita ambil definisi yang paling sederhana. Iman adalah percaya. Mengacu pada rukun iman yang 6, maka dapat didefinisikan (secara sederhana) lagi seperti berikut: 1. Iman kepada Allah, artinya percaya bahwa Allah itu ada. Sederhananya seperti itu. Percaya bahwa Allah lah Sang Maha Segalanya. Percaya bahwa ada Allah yang selalu melihat apa yang kita perbuat. Percaya bahwa ada Allah yang mendengarkan doa-doa kita. 2. Iman kepada Malaikat. Sederhananya, percaya bahwa ada makhluk ciptaan Allah bernama malaikat. Yang selalu bertasbih dan taat kepada Allah. Yang salah diantaranya bertugas untuk mencatat segala perbuatan kita, mengadili kita, bahkan...

Cerita 2012 (3): Cermin, Mimpi, Baru

Sampailah kita di cerita 2012 gw yang terakhir. Yang mau liyat cerita sebelumnya, yang pertama disini , yang kedua disini . Dicerita terakhir ini yang gw tulis adalah beberapa hal-hal yang gw sadari selama tahun 2012 (1433H). Yang pertama, mungkin gw sekarang adalah orang yang abu-abu. Gw ibaratkan sih kayak gitu. Kenapa? karena gw sudah tidak putih lagi, dan belum terlalu hitam. Terkadang gw berfikir, kenapa gw ga jadi orang yang biasa-biasa aja. Yang ga faham betul tentang da'wah dan segala tuntutannya. Kenapa ga gw adalah orang-orang yang didekati untuk di ajak, jadi orang 'ammah. Atau kenapa gw ga bisa jadi orang-orang itu yang dengan mudahnya keluar dari jalan ini. Tapi, cukup sering juga gw berfikir sebaliknya. Kenapa gw ga bisa istiqomah berada di jalan ini seperti mereka-mereka. Kenapa gw ga bisa totalitas berjuang seperti mereka. Ah, semoga gw bisa seperti mereka. Kedua, gw sadar kalo apa yang gw lakukan selama ini masih karena manusia. Dan ini sangat susah mengubahn...

Cerita 2012 (2): Pulang, Abdi, Kawan

Yak, sampe juga di cerita yang kedua di 2012 (1433H). Yang mau baca cerita pertama bisa kesini . :) Seperti yang udah di ceritakan di cerita pertama, taun 2012 ini taun dimana gw sangat sering di kos. Ngapain? ga jelas. Kalian juga gamau tau kayaknya. hahah.. Jadi ceritanya setelah gw kalah itu, dan gw ga ngapa-ngapain, gw cukup kebosanan di kosan. Emang sih ada laptop, tapi bosen juga. Emang siih, ada temen kos, tapi mereka sibuk, jadi tetepa aja ujungnya gw cengo sendirian di kamar gw. Dan akhirnya gw memutuskan untuk ikut KKN taun 2012 ini, setelah di izinkan oleh orang tua. Kemana? yak ketempat kelahiran gw, Aceh. Hmm, kayaknya gw udah pernah nyeritain ini ya disini . Tapi cerita tentang mereka tu gak akan habis ternyata. Setidaknya untuk tahun ini. Mereka yang sudah mengajak gw untuk mengunjungi pulau terluar di Indonesia. Ya, mereka. Di awal gw gabung dengan kelompok ini, gw gabisa "nyambung" sama mereka. Gwnya looh, bukannya mereka. Mereka sih sangat open sama gw,...

Cerita 2012 (1): kalah, pasif, pilihan

Desember, bulan-bulan sibuk di UGM. Masa akhir semester, persiapan menuju UAS, juga penyelesaian tugas-tugas akhir semester. Belum lagi soal pemira. Ya, ajang pembelajaran berdemokrasi bagi mahasiswa (setidaknya menurut gw seperti itu). Cukup intronya, soalnya tulisan gw kayaknya engga ngebahas itu deh. haha. Tapi mungkin aja nyambung. ._. Apa yang mau gw ceritakan kali ini adalah tentang kisah gw selama 2012 (1433H) ini. Penting? ga juga siih. Cuma mau cerita aja. haha. Bukannya mau ikut-ikutan beberapa notes di FB yang ber-part-part, tapi emang mau dipisah-pisah ceritanya. Selamat menikmati. :3 Tepat setahun yang lalu, Desember 2011, gw ikut pemilihan Ketua BEM KMFT (Keluarga Mahasiswa Fakultas Teknik). Kok ceritanya mulai dari sini? karena dari sini 2012 gw dimulai. haha. Banyak yang nanya dulu, kenapa gw "ikut-ikutan" nyalon segala? apa cuma buat maen-maen? apa ini sandiwara? konspirasi apa dibalik semua ini? (lebay? engga juga). Ya wajar aja sih mereka pada berfikira...

Cemburu

Ceritanya gw mau sedikit curhat di postingan gw kali ini. Hmm, ga curhat juga siih. Tapi ya gitu. ahaha. *abaikan Ceritanya di penghujung bulan lalu, gw merasakan sedikit kegalauan. Ya, jarang-jarang gw begitu. Soalnya biasanya gw asik becanda sama temen-temen, jadi ga terlalu kepikiran, dan emang biasanya gw ga terlalu menjerumuskan diri gw ke hal-hal yang begitu. haha. Ya jadi gw ada sedikit masalah dengan beberapa cewe (*sok laku, lebay, kepedean, kegeeran,katrok), karena kedekatan kami terlalu jauh tentunya. Dan pada akhirnya gw kebingungan, kalo terlalu dekat lagi, bisa bahaya. Tapi kalo di jauhin, gw kesepian, ga ada temen smsan. Ya soalnya gw emang pengangguran ga berkelas siih taun ini. Kuliah pulang kuliah pulang. Monoton. Dan kebetulan temen kosan gw juga pada sibuk dengan urusannya masing2, alhasil kerjaan gw ya cengok lah di depan leptop kalo malem, dan dering HP yang udah mulai sepi. Nah, jadi ya itu. Galau harus gimana. Ditambah lagi penghujung bulan kemaren ada mome...

dua puluh penuh keluh

Yap, di hari ke duapuluh bulan ini, gw genap dua puluh ternyata. Sempet lupa sih, tapi inget lagi. Udah tua, tapi makin ga bisa dibanggakan. Ah, payahnya. Entah kenapa gw rindu dengan diri gw ketika masih SD, masa-masa gw agak berprestasi di bidang akademik. Kemudian masih di masa SD tepatnya di umur 8-9 tahun lah, ketika gw berhasil menghafal beberapa juz AlQuran yang sekarang sudah lepas-lepas :(. Kemudian masa-masa SMP dan SMA gw yang meski sedikit prestasi, tapi gw masih bisa gw banggakan karena saat itulah saat-saatnya gw masih takut-takut sama cewe, meski belum terlalu menjaga jarak. Dan kemudian masa yang paling gw rindukan adalah tahun-tahun pertama gw menjadi mahasiswa, di umur 17-18 tahun. Masa-masa gw sangat baru kenal dengan apa yang seharusnya dilakukan seorang aktivis da'wah. Masa-masa gw benar-benar menjaga jarak dengan cewe-cewe. Masa-masa dimana gw sangat semangat menjalani rutinitas gw dan berkumpul dengan kawan-kawan aktivis. Ah, sekarang semua itu tinggal kena...